Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Membangun Jaringan Komputer (LAN)

Sumber Gambar: Pixabay

Jika Anda memiliki dua atau lebih komputer di rumah atau di tempat bekerja, mengapa Anda tidak mencoba untuk saling menghubungkan komputer-komputer tersebut ke dalam sebuah jaringan? Membuat sebuah jaringan komputer dapat memberikan manfaat yang banyak.

Selain dapat digunakan untuk menunjang pekerjaan seperti berbagi pakai file, menggunakan satu printer bersama-sama, dan menggunakan satu jalur dial-up, ADSL Internet untuk digunakan bersama-sama, jaringan ini juga dapat digunakan untuk hal-hal yang menyenangkan seperti memainkan game jaringan, ada banyak game menarik yang dapat dimainkan dalam sebuah jaringan lokal, seperti Counter-Strike, Warcraft, Age of Empire, dan masih banyak lainnya.

Kali ini saya akan memberikan panduan langkah-langkah mudah dalam membangun jaringan komputer di rumah atau di tempat bekerja.

Peralatan yang Dibutuhkan

Untuk dapat membangun jaringan komputer, ada beberapa peralatan yang harus Anda siapkan, yaitu:

1. Network Interface Card (NIC)

Karena harga Network Interface Card (sering disebut LAN card) sekarang semakin murah, sebaiknya Anda membeli yang bertipe PCI Ethernet 10/100. Anda akan mendapatkan kecepatan 100 Mpbs. Sangat cukup untuk keperluan-keperluan yang Anda butuhkan.

Anda tidak memerlukan Network card ini apabila motherboard Anda telah memiliki opsi netwok onboard.

2. Kabel UTP

Pilihlah kabel UTP CAT-5 (kategori 5) berkualitas baik. Keterangan kategori tercetak di badan kabel. Panjang kabel disesuaikan dengan letak masing-masing komputer di rumah Anda.

Perhatian: panjang kabel UTP dalam satu segmen (komputer ke komputer atau komputer ke hub) tidak boleh lebih dari 100 Meter.

3. Jack RJ-45

Pilihlah yang berkualitas, merek-merek seperti AMP atau Belden. Pemilihan kabel dan jack berkualitas bagus sangat menentukan kestabilan jaringan Anda.

4. Hub

Jika Anda memiliki lebih dari dua komputer, Anda memerlukan sebuah Hub untuk saling menghubungkannya. Hub dapat dianalogikan sebagai sebuah terminal pusat yang mengelola paket data agar sampai pada tujuannya.

Jumlah port di hub disesuaikan dengan jumlah komputer yang Anda miliki, tapi hampir semua merek memiliki minimal 8 port. Untuk transfer data yang lebih cepat, Anda dapat memilih tipe switched hub (sering disebut switch saya).

5. Crimping Tools

Tang khusus untuk memasang jack RJ-45 pada kabel UTP, Anda dapat membelinya sendiri, tapi jika Anda merasa ke depannya tidak akan membutuhkan tang ini lagi, Anda dapat meminta bantuan toko komputer untuk memasangkan jack di kabel Anda.

Menginstal Network Card dan Driver

Instalasi Network Card

Untuk memasang network card pada PC, Anda harus mencari slot PCI yang kosong, buka penutup panel belakang yang sejajar dengan slot PCI tersebut, kemudian masukan network card ke slot dengan menekan secara merata. Pastikan port RJ-45 tidak terhalangi, kemudian kencangnak dengan sekrup. Apabila motherboard Anda telah memiliki network card onboard, Anda tinggal mengaktifkan opsi ini di BIOS.

Instalasi Driver

Begitu Anda menghidupkan komputer, setelah memasang atau mengaktifkan network card, operating system akan mendeteksi adanya hardware baru. Pada Windows, driver tidak diperlukan apabila network card Anda ada pada database driver, Windows secara otomatis akan menginstal driver yang sesuai, tetapi jika Windows meminta driver, masukkan CD driver yang disertakan pada saat pembelian network card atau CD driver motherboard.

Mempersiapkan Kabel

Dalam kabel UTP terdapat beberapa kabel yang lebih kecil. Memasang kabel UTP untuk jaringan merupakan tantangan tersendiri. Anda harus teliti dalam memasangkan jacknya. Satu saja kabel tersebut tidak terkoneksi, jaringan Anda tidak akan berjalan. Kabel UTP untuk jaringan terbagi menjadi dua tipe, tergantung dari konfigurasi jaringan yang Anda buat.

Kabel Straight

Kabel jenis straight ini dipakai jika jaringan yang Anda bangun menggunakan Hub/Switch.

Kabel Crossover

Jika jaringan yang Anda bangun hanya terdiri dari 3 komputer saja, kabel jenis cross akan menghubungkan langsung antara 2 komputer tersebut.

Pemasangan Jack RJ-45

Kabel UTP tediri dari 8 kabel kecil berwarna-warni, gunting pembungkus kabel tersebut kira-kira 3 cm, kemudian urutkan kabel-kabel tersebut sesuai dengan skema di atas. Setelah itu, ratakan ujung kabel menggunakan pemotong pada tang crimping. Masukan kabel secara perlahan ke dalam jack, dorong sampai kabel benar-benar mentok. Setelah Anda meyakinkan bahwa kabel tersebut rata, kencangkan dengan crimping tools.

Mengkoneksikan Kabel

Setelah selesai membuat kabel jaringan, langkah selanjutnya adalah mengkoneksikannya di komputer. Langkah ini sangat mudah, tancapkan salah satu ujung kabel yang telah terpasang jack RJ-45 ke socket di network card di komputer pertama, sampai terdengan bunyi klik. Kemudian tancapkan ujung kabel yang lainnya ke hub atau ke komputer kedua Anda.

Rapikan kabel-kabelnya. Kabel yang berantakan akan mengganggu kerapihan ruangan Anda, tempelkan kabel menyusuri tembok jika komputer yang lainnya berada di ruangan lain.

Konfigurasi Jaringan

Workgroup dan Nama Komputer

Setelah selesai mengatur konfigurasi TCP/IP, Anda harus memberikan Workgroup yang sama bagi semua komputer. Langkahnya adalah masuk ke Control Panel, kemudian pilih Performance and Maintenance, setelah itu klik System. Setelah jendela System Properties terbuka, klik tab Computer Name, kemudian klik Change.

Masukkanlah nama komputer dan workgroup sesuai dengan yang Anda inginkan. Lakukan langkah-langkah yang sama pada komputer yang lain. Anda bebas memilih nama komputer, namun setiap komputer harus memiliki nama yang berbeda, tetapi untuk Workgroup namanya harus sama pada setiap komputer.

Sharing Folder

Keuntungan utama menggunakan jaringan adalah para pengguna dapat saling berbagi file. Anda dapat memutar lagu dari file-file MP3 yang berada di hard disk komputer yang lain, menggunakan CD-ROM yang ada di komputer lain, dan masih banyak lagi.

Posting Komentar untuk "Membangun Jaringan Komputer (LAN)"